Keuntungan Memakai Pembalut Cuci Ulang

Hmmm… Lumayan sulit mengajak wanita Indonesia untuk beralih ke pembalut kain. Alasan utama rata-rata wanita yg kami survey sebenarnya cuma masalah, Ribet harus Nyuci n bawa pad kotor! So what.. ^_^ ngk setiap hari sepanjang tahun juga kita harus “agak ribet”.

Is it worth your health n the Earth’s future? For sure its not worth the money..(Apakah pembalut kain berharga untuk kesehatan dan kelangsungan bumi ini? Jelasnya secara finansial masalah pembalut tidak ada harganya, karena bahkan para wanita tidak ragu untuk merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli pembalut “terbaik”. Tapi apakah pilihan tersebut benar-benar “terbaik”?

Apa sih Plus minus Pembalut kain vs Pembalut Sekali Pakai (plastik), berikut saya coba paparkan ulasan berdasarkan data penelitian ilmiah, pengalaman pribadi, dan pengalaman pengguna kedua jenis pembalut diatas.

Pembalut Sekali Pakai (plastik):

  1. Praktis dlm penggunaan luar rumah (jk penuh bisa langsung dibuang ketempat sampah).
  2. Apa lagi ya..? saya jadi ingin senyum-senyum sendiri, nyadar, sebenarnya kelebihan pembalut sekali pakai ya Cuma praktis dan nyamannya saja..^^
  3. Pembuatan pembalut sekali pakai melibatkan penggunaan bahan kimia seperti aditif, antibakteri, fungisida, gel penyerap, perekat, serat, dan dioxin penyebab kanker yg terdapat dalam residu pembalut dan tampon yang sering menyebabkan iritasi, gatal-gatal, kemerahan, bahkan keputihan dan penyakit serius lainnya (May Allah forbid that to happen to us All, but that won’t change unless we change our choice toward the PADS!!).
  4. Berpotensi terkena Toxic Shock Syndrome akibat dari penggunaan tampon.
  5. Pembalut Wanita dan Popok Anak adalah salah satu penyumbang sampah terbanyak diseluruh belahan dunia. Bukan saja berakhir ke TPA tetapi juga ke laut. Sampah yg dihasilkan dari pembalut sekali pakai bukan hanya pembalutnya, termasuk kemasan pembungkus dan sampah dari proses produksi pembuatan pembalut. Bahan plastik dipembalut tidak bisa terurai hingga 500 ratus tahun, bayangkan masalah sampah sudah jadi polemik serius yg tidak ada jalan keluarnya, dan ini baru di abad pertama adanya modernisasi dan penggunaan bahan yg tidak mudah terurai, apa jadinya di akhir abad ini atau digenerasi mendatang? Bumi jadi TPA itu pasti, trus manusianya mau tinggal di bumi yang mana ya???? Please ayo kita realistic aja..

Simulasi Sampah Anda sebagai berikut: asumsi 1 periode haid menggunakan 28 pembalut x 12 bulan = 336 x (masa subur wanita 12-51thn : 39thn) = 13,104 lembar pembalut (tidak termasuk ketika kt habis melahirkan n butuh extra pembalut atau pantyliner) bayangkan 1 pak pembalut isi 28 lembar mengambil berapa banyak tempat penyimpanan, nah sisa Anda kalikan dimensinya dengan SAMPAH PEMBALUT ANDA sebanyak 13,104 lembar, nah, untuk bikin Anda lebih peduli, mari kita kalikan dengan jumlah wanita Indonesia usia subur, kemudian ditambahkan jumlah wanita usia subur di SELURUH DUNIA!!

  1. Pencemaran air tanah juga polemik lainnya, residu kimia dan bahan beracun lainnya dari proses pembuatan pembalut sekali pakai jelas dibuang ke tanah atau ke laut, untuk informasi semua, siklus air di bumi ini Cuma SATU!! Jadi air yang tercemar di Kutub, di Indonesia tercemar juga!! (well ngk usah dipertanyakan, seperberapa tercemarnya, kalo ingin jelasnya, silahkan bikin penelitian sendiri tentang kelangkaan air) btw, air di bumi yg bisa dikonsumsi untuk minum, mandi, cuci, dll Cuma 1 % dari total air yg ada di bumi (maksud total air adalah segala sesuatu yg bisa menjadi air termasuk Salju, Es di kutub atau dipuncak gunung, air asin di laut, dll)…nah…!!! The Truth is Shocking??? Paling tidak Anda sekarang tahu ^_^ so lets take some action, REAL ACTION PLEASE!! Kalo ada yg menyangah, well, air yg dipakai tuk mencuci pembalut kain juga kan buang2 air namanya? Jujur Itu cuma sanggahan mereka yg tdk ingin melepaskan kenyamanan disposable pads, sorry waduh..kritikan pedas nih, but I’m here to open your eyes, your heart n tell you the TRUTH ONLY, either is nice or not so nice to hear. Kenyataannya, air yg kita gunakan untuk mencuci pembalut kain jauh lebih sedikit dari air yg digunakan untuk proses pembuatan pembalut sekali pakai. Tambahan, air yg Anda gunakan untuk mencuci pembalut kain, AMAN dibuang ke tempat pembuangan air, selokan, sungai, dll. Bahkan kalau perlu Anda buang ke tempat kompos, ITS OKAY!!
  2. Terakhir (sampe saya dapat penemuan lain ^^) Masalah kocek yg kita ngk peduli untuk mengeluarkannya untuk kenyamanan kita, lumayan juga tuk jadi tabungan, silahkan Anda hitung sendiri karena pembalut sekali pakai sekarang tersedia mulai dari yg super murah hingga yg exotis dengan berbagai ramuan penyembuhan. Berikut simulasi berdasarkan pengalaman pribadi saya :

Anggaplah rata-rata 1 pembalut Rp1000, 1 siklus (1 bulan) saya biasanya pakai 28 pembalut : Uang yg saya habiskan Rp28,000/bulan (belum termasuk pantyliner). 12 bulan x 28,000 = 336,000 x (masa subur wanita 12-51thn = 39thn) = Rp13,104,000 WOW!! Angka yg menakjubkan jk itu ada dlm rekening kita ^^  (ini tdk termasuk kalkulasi inflasi, atau ketika kt habis melahirkan n butuh extra pembalut or ktika kita pakai pembalut herbal yg jelas harganya jauh lebih mahal). Uangnya bisa jadi DP cicilan Rumah or  Tanah Kebun  (Berandai-andainya kok ngk cicilan mobil sih Mom, kan lebih memotivasi tuh? Jawabnya: Krn mobil nambahin polusi aja, apalagi cadangan minyak bumi dah mo abis, percuma punya mobil kalo nanti ngk bisa jalan, parkir cantik di garasi, krn ngk ada bensin, he..he..).

Pembalut Kain:

  1. Dari segi kesehatan, Pembalut kain kebanyakan tidak terbuat dari bahan sintetis, dan banyak wanita yg sudah menggunakan pembalut kain melaporkan bahwa iritasi, gatal-gatal, keputihan dan keluhan lainnya disaat haid. Pembalut kain lebih bisa bernapas (jelas karena berpori (plastik tidak ada pori-pori) sehingga memungkinkan baiknya sirkulasi udara yg kemudian bisa menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri yang menyebabkan iritasi dan infeksi.
  2. Pembuatan pembalut kain lebih sustainable (berkelanjutan) dengan bahan-bahan yg bisa terurai menjadi tanah kembali.
  3. Jelas lebih hemat dari segi financial. Simulasinya seperti ini: 1 hari masa haid kita butuh minimal 4 pembalut kain (nah lho, sama kan sama jumlah disposable pad), jk kita pake rumus RAJIN, kotor, cuci, kering, pakai, maka kita butuh minimal 10 pembalut untuk setiap periode haid (28000 x 10 = 280,000) pembalut kain bisa dipakai sekitar 2-5 thn (masa subur 39thn/3thn rata-rata pemakaian pembalut = 13thn) = Rp280,000 x 13 = Rp.3,640,000 (Bayangkan penggunaan pembalut sekali pakai selama usia subur Rp13,104,000 (Selisih yg bisa kita TABUNG sebesar Rp9,464,000) ini tdk terhitung jk Anda pilih pembalut yg berkualitas tapi tetap yg sekali pakai.
  4. Masalah sampah Pribadi Anda pun tidak lagi akan menjadi isu signifikan, karena sampah yg Anda buang jk pembalut sudah tidak bisa terpakai akan cepat menjadi tanah kembali (terurai) dan tdk akan menimbulkan masalah pencemaran tanah/air karena residu kimia seperti pembalut sekali pakai (Anda tidak perlu lagi beli lapangan bola untuk membayangkan sampah pembalut seumur hidup kalo diwadahin sebanyak 13,104 lembar mau diletakkan dimana?
  5. Satu lagi favorit saya pribadi tentang pembalut kain, bikin senyum-senyum pas mo pakai, soalnya motif dan warnanya so cute..:-) not boring/membosankan karena serba putih. Bikin bad mood PMS jadi berkurang kan…
  6. Nah, ini yg agak ribet, HARUS DICUCI ^_^ so what?? Dengan segala manfaat untuk diri pribadi, lingkungan dan perekonomian, apa masalah mencuci pembalut akan sangat mengganggu? Jika Anda benar-benar Peduli dengan Kesehatan Anda dan paling tidak Biar kita manusia ngk perlu NGONTRAK di Planet lain gara-gara BUMI jadi TPA, Please…Ganti Pembalut Anda dengan Pembalut Kain

Is it worth your health n the Earth’s future? For sure its not worth the money..(Apakah pembalut kain berharga untuk kesehatan dan kelangsungan bumi ini? Jelasnya secara finansial masalah pembalut tidak ada harganya, karena bahkan para wanita tidak ragu untuk merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli pembalut “terbaik”. Tapi apakah pilihan tersebut benar-benar “terbaik”?

Tulisan ini saya buat tidak untuk menganjurkan penggunaan pembalut kain adalah keharusan jika Anda menderita kelainan medis tertentu. Selalu konsultasikan Kondisi Anda dengan Ahli Kesehatan yang terpercaya untuk mengambil tindakan Medis.

Green Choice is always the BEST

GreenMommyShop

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: